Hal Hal Mengesankan dari Drama Korea
Ruler : Master of The Mask (2017)
Aku pecinta drama korea. Itu terjadi
semenjak aku duduk dibangku SMA dan berlanjut sampai sekarang. Di bulan Mei
2017 para pencinta drakor (drama korea) disuguhi Drama upcoming dimana Yoo
Seung Hoo berperan sebagai Lee Sun (Putra Mahkota yang akhirnya menjadi Raja) dan
Kim Soo Hyun berperan sebagai Ga Eun dari keluarga terhormat dulunya, tapi karena Ayah nya difitnah ia jadi anak seorang
pengkhianat. Drama Ruler berceita tentang Kerajaan Joseon atau Kerajaan Korea
pada jaman dahulu. Drama Ruler terdiri dari 40 episode dimana masing masing
episode hanya berdurasi 30 menit. Jadi, jika digabung per episode berdurasi 1
jam maka hanya ada 20 episode.
Aku sudah download dari episode 1-8 dan aku
memutuskan untuk menontonnya dulu karena ngga sabar sihh hehe. Aku ngga bakal
nyeritain secara detail dari awal sampai ending nya ya disini aku hanya
memberika ulasan singkat aja mengenai ceritanya, karena disini aku ingin
menekan kan pada hal hal magic yang bisa dipelajari. Kalo drama kerajaan gitu
ya pasti nyeritain tentang tahta, kekuasaan, pengkhianatan, cinta, ego, ambisi
dll.
Oke, lanjut yaa. Jadi ketika nonton dari
episode 1-8 hal hal yang ada dipikiranku adalah; yang pertama Waah Yoo Seung
Hoo diapain aja tetep cakep yaa, ihiirr. Kedua, emmh pasti cewe yang ini jahat
deh sampek akhir pasti bakal jahatin Ga Eun terus (sotoy). Ketiga, iiiih kakek
kakek ini siapa sih kok jahat banget, ah ngga suka. Keempat, ini lagi siapa
coba pengawal si cewe jahat patuh bangett. Terakhir, si cewe jahat ini pasti terobsesi
dengan Lee Sun. Karena sudah bisa menebak akhirnya kuputuskan untuk men-DELETE
nya dan tidak ingin menonton nya.
Selang beberapa bulan kemudian, aku liat
review dari mereka yang nonton Ruler. Lhoo mereka kok respond nya beda ya sama
aku? Lhoo kok ngga sama? Lhoo kok ini? Lhoo kok anu? Dan Lhoo Lhoo yang
lainnya. Hingga akhirnya, ku punya teman yg sangat meRECOMM kan drama ini. Dia
bilang “KAMU WAJIB NONTON, JANGAN CUMA NONTON SEPER DELAPAN NYA, GILAK DRAMA
INI SERU ABIS, KEREN, KAMU NGGA BAKAL NYANGKA”, kata dia. Dan akhir nya ku copy
dari teman di bulan November ini dan mencoba menontonnya dari awal sampai akhir
episode.
Dan akhirnya aku bisa menemukan hal hal
magic yang kuangap sangat mengesankan dalam drama ini:
Orang jahat adalah orang baik yang
tersakiti
Aku dulu pernah liat meme seperti ini
“orang jahat terlahir dari orang baik yang tersakiti” dan itu aku temukan di
beberapa tokoh dalam drama ini. Salah satunya adalah Kakek Dae Mok, dimana ia adalah
pemimpin kelompok Pyunsoo yang mengeksploitasi air kerajaan. Ternyata ia
melakukan itu untuk memberikan pekerjaan kepada beberapa orang miskin yang
menjadi pengikutnya, ia berniat melakukan tindakan tersebut untuk memberikan
pekerjaan pada orang lain karena dia dulu juga pernah ada diposisi dimana dia
benar benar kesusahan. Menurutku dia berniat baik, bukti nya banyak para
pedagang air berterima kasih karena mereka ada pekerjaan, tapi salah dalam
mengambil tindakan. Ia menggukana cara yg tidak benar. Sampai ia akan
ditangkapn oleh Raja Lee Sun pun dia tidak mau berkata bahwa apa yg ia lakukan
adalah ha yg salah, karena tanpa tindakan salah nya itu, Raja yg bijaksana
tidak akan terbentuk. Kadang kita tidak bisa langsung men-judge orang lain
salah atau benar hanya dari melihat cover nya, karena kadang mereka memiliki
alasan tersendiri atas apa yg ia lakukan.
Ini cinta bukan obsesi
Pasti kalian sudah bisa membedakan apa
itu obsesi apa itu cinta. Yapss bener banget, obsesi dalam mencintai, ia akan
menghalalkan segala cara untuk mendapatkan orang yang dicintai nya. Menurutku Cewe
jahat yg ada di drama ini begitu, nama nya Hwa Gun, cucu dari Kakek Dae Mok. Ternyata
setelah beberapa episode aku salah sangka pada Hwa Gun. Sampai akhir hidup nya
ia tetap membela dan membantu Lee Sun
agar tetap hidup dari serangan kakek nya sendiri. Pasti sulit bagi Hwa Gun
untuk memilih Kakek nya sendiri atau orang yang dicintainya. Sampai akhirnya ia
dibunuh oleh kakek nya sendiri karena membela Lee Sun. Menurutku, keputusan yang
diambil Hwa Gun tidak lah salah namun aku pun tidak bisa membenarkannya. Tapi
cinta Hwa Gun dan pengorbanannya patut diapresiasi .
Katanya pria itu kuat dan tegar tapi ada
saat nya ia harus menangis
Setuju ngga kalau semua pria itu rata
rata lebih tegar dari wanita?. Okay, aku setuju sih kalo itu contoh nya Bapak
ku he is the strongest man that I’ve ever had, tapi ada saat dimana ia harus
menangis. Dan menurutkan menangis nya pria lebih credible dari wanita, upss.
Itupun terjadi pada pengawal Hwa Gun yg bernama Gon. Gon sangat patuh pada Hwa
Gun, tenyata diam diam ia sangat mencintai Hwa Gun meskipun ia tau bahwa Hwa
mencintai orang lain. Ketika Hwa Gun meninggal, ia pun menjadi lemas dan
menangis. Menurutku, sekuat apapun pria, ada saat nya pria mengeluarkan air
mata nya. Jangan sok Jai’im jadi pria dan bilang ngga bakal nangis.
Mungkin itu hal hal yang bisa dipelajari
dari drama ini, karena menurutkan sebuah drama bisa mengajarkan hal hal yg bisa
diterapkan dalam dunia nyata melalui sebuan scene scene adegan.

Sorry, so many typo.
ReplyDelete